Terkuak Misteri Fungsi Kantong Ekstra Mungil di Celana Jeans, Dan 10 Cara Merawat Celana Jeans



Misteri Fungsi Kantong Ekstra Mungil


Bagi pecinta celana jeans pasti tahu ada kantong mungil yang terselip di bagian depan. Biasanya, letaknya di bagian kanan atas celana jeans.

Ukurannya yang ekstra kecil membuatnya tampak tidak berguna. Mungkin kamu berpikir bahwa kantong itu untuk uang logam atau kunci, tapi salah.

Kantong tersebut dahulu memiliki fungsi yang sangat penting, yakni sebagai kantong untuk meletakkan jam saku.


Apa Fungsi Waist Overalls

Dikutip dari Business Insider, kantong ekstra kecil itu sudah ada pada desain waist overalls -nama asli untuk jeans biru- yang dibuat oleh Levi Strauss & Co. 

Kantong ekstra kecil tersebut muncul dalam desain kolaborasi Levi Strauss dan J.W Davis pada 20 Mei 1873. 

Dan jeans dengan kantong ekstra kecil digunakan secara massal pada tahun 1890, dengan merek pertama Lot 501, yang menjadi model celana jeans Levis 501 saat ini.

"Kantong jam itu adalah fitur dari waist overalls pertama kami. Sepasang waist overalls tertua dalam arsip Levi Strauss & Co (dari tahun 1879) dengan kantong jam saku," kata Tracey Panek, sejarawan di Levi Strauss & Co.

Namun kantong itu kini sudah tidak berfungsi seperti dahulu. Sebab, sudah tak ada lagi orang yang membawa jam saku karena orang kini terbiasa melihat jam di ponsel atau jam tangan mereka.

Kendati demikian, Panek menjelaskan bahwa kantong ekstra mungil tetap dipertahankan hingga sekarang untuk menjaga integritas desain aslinya.

"Kantong jam saku adalah elemen asli dari celana jeans biru kami, seperti rivets atau paku keling di saku, button fly atau kancing besi, jahitan ikonik di belakang kantong jeans dan label kulit. 

Untuk menjaga integritas desain awal, Levi Strauss & Co mempertahankan kantong jam saku," tutur Panek.

Celana jeans lain juga memiliki kantong ekstra kecil sebagai penghormatan pada kantong jam saku dengan model kasual.

Fungsi Saku Kecil Di Celana Jeans

Berbagai merek celana jeans pun meletakkan kantong ekstra mungil di tempat yang berbeda. Beberapa memasangnya di depan atau di samping.

Tapi untuk jeans Levi, mereka tetap sama letak dan ukurannya tidak berubah sejak abad ke-19. Kecuali saat Perang Dunia II.

"Salah satu fakta menarik tentang kantong jam saku bahwa selama Perang Dunia II, dua paku keling dilepas demi melestarikan logam untuk perang. Paku keling kembali digunakan setelah perang," kata dia.

Hari ini, tidak banyak yang dapat Anda lakukan dengan kantong mungil itu. Beberapa orang menyarankan menggunakannya untuk menyimpan koin, tiket atau kunci, namun tentunya akan kesulitan bagi pemilik jari besar. 

Lebih baik, memang mengabaikan fungsinya dan mengenang kantong itu sebagai bagian dari sejarah. (one).




Cara Merawat Celana Jeans Agar Tetap Awet & Tidak Pudar.

Celana jeans adalah celana yang sering digunakan oleh banyak orang di dunia ini.

Dikarenakan celana ini sangat simple, bisa dipadupadankan dengan berbagai macam atasan, bisa membuat lekuk tubuh terlihat lebih ramping apalagi untuk yang suka memakai pakaian yang casual, celana ini juga bisa membuat kaki terlihat lebih jenjang. 

Terlebih lagi zaman sekarang warna celana jeans tidak hanya itu-itu saja, namun banyak pilihan warna yang menarik, Seperti cokelat, peach, maroon dan warna cantik lainnya. 

Asalkan kita pintar dalam me-mix and match jeans dengan atasan pasti akan tetap terlihat menarik. Misalnya, T-shirt dipadukan dengan celana jeans akan sangat terlihat casual tapi tetap fashionable, kemeja dipadukan dengan jeans akan sangat terlihat rapih dan formal. 

Mungkin itu beberapa kelebihan celana jeans yang bisa di mixmatch dengan berbagai macam pakaian. 

Namun celana jeans yang kita miliki sebenarnya akan cepat rusak bahkan warnanya tidak menarik lagi atau bahkan bahannya menjadi longgar serta tidak nyaman untuk dipakai apabila kita tidak pandai dalam merawatnya agar tetap awet. 

Maka dari itu kami ingin memberi tips untuk merawat celana jeans agar tetap awet dan warnanya tidak cepat memudar. 

Berikut adalah cara merawat celana jeans agar tetap awet dan tidak pudar:


1. Jangan sering mencuci

Celana jeans cara merawat celana jeans Kita sebenarnya tidak perlu mencuci jeans terlalu sering, karena jika terlalu sering akan membuat jeans berubah bentuk dan warnanya akan memudar. 

Terlalu sering mencuci jeans akan membuat jeans cepat melar dan lama-lama akan kehilangan bentuknya. 

Cucilah satu minggu sekali apabila jeans memang benar-benar kotor.

2. Tidak Perlu mencuci

Jeans baru mencuci celana jeans Hei hei guys, kalian harus tau celana jeans baru alias baru dibeli dari toko sebenarnya tidak perlu di cuci lho. 

Beda dengan beberapa pakaian seperti T-shirt atau baju lainnya yang memang tidak bermasalah apabila dicuci pada saat awal setelah dilakukan pembelian. Tau tidak mengapa demikian? 

Karena hal tersebut akan membuat warna jeans agak memudar dan terlihat belel. Nah, bahkan menurut perancang busana terkenal mengatakan bahwa memperbolehkan tidak perlu mencuci jeans selama berbulan-bulan terkecuali terkena kotoran atau noda yang tidak diinginkan. 


3. Jangan sering mencuci celana jeans dengan mesin cuci

Mencuci jeans di mesin cuci Nah, cara merawat celana jeans yang ketiga ini juga sangat perlu diperhatikan, apalagi untuk wanita-wanita yang super sibuk bahkan tidak ada waktu untuk mencuci pakaian. 

Kebiasaan dimanjakan dengan adanya teknologi yaitu mesin cuci kita menjadi merasa malas untuk mencuci satu atau dua celana jeans yang telah dipakai. 

Namun sebaiknya hindarilah kebiasaan buruk itu. Mesin cuci memang membuat kita tidak capek dan tidak membuang-buang waktu tetapi sebaiknya sempatkanlah untuk mencuci celana jeans kesayangan agar jeans tidak mudah melar dan warnanya tidak akan cepat pudar.

Cukup merendamnya saja selama 5-10 menit dengan detergen yang tidak mengandung bahan pemutih maka jeans bisa langsung dikeringkan. 

Mesin cuci dapat merusak celana jeans, contohnya celana jeans akan cepat menipis atau mudah melar. 

Hal tersebut menyebabkan ketidaknyamanan pada saat memakai celana tersebut. Maka dari itu hindarilah mencuci jeans dengan mesin cuci.


4. Jangan memakai detergen yang memiliki bahan pemutih

Pilih deterjen anti noda atau khusus baju putih Detergen yang sering digunakan untuk mencuci memang bagus untuk menghilangkan noda. 

Namun berhati-hatilah untuk detergen yang mengandung bahan pemutih jangan digunakan untuk jeans. 

Mengapa?

Karena baik dari segi warna maupun fisiknya deterjen yang mengandung fluorescent dapat membuat warna asli jeans menjadi pudar atau luntur. 

Jadi sebaiknya menggunakan detergen yang tidak mengandung bahan pemutih agar warna jeans kamu tetap awet. 


5. Keringkan celana jeans di mesin cuci

Jika diperlukan Mesin cuci memiliki banyak kegunaan pada saat mencuci, salah satunya dapat digunakan untuk mengeringkan celana jeans. 

Hal ini boleh sesekali dilakukan karena memang sebaiknya jeans tidak dikeringkan dibawah sinar matahari langsung. 


6. Balik celana jeans apabila sedang dijemur

Menjemur celana jeans Membalikkan celana jeans pada saat dijemur itu adalah hal yang wajib dilakukan (bagian dalam jeans ada diluar). 

Hal ini dilakukan agar warna jeans tetap awet tidak memudar serta agar tidak terlihat belel.


7. Jangan menjemur jeans di bawah matahari langsung

Ketika mengeringkan celana jeans ada baiknya kita menjemur jangan di bawah sinar matahari langsung, karena hal ini dapat memudarkan warna jeans. 

Jemurlah jeans dengan kondisi terbalik dan jemur jeans di tempat terbuka tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. 

Agar jeans tetap awet dan warnanya tidak mudah pudar. 


8. Jangan menyetrika dalam suhu yang terlalu panas

Menyetrika jeans Pada saat menyetrika jeans kesayangan anda, pastikan jeans anda dalam keadaan dibalik sama seperti pada saat penjemuran dan pastinya harus dalam keadaan kering. 

Jika jeans disetrika dalam keadaan masih basah atau lembab, hal ini dapat menimbulkan jamur berwarna biru yang bisa membuat jeans mudah rusak. 

Hal ini juga pernah dialami penulis lho guys, pada saat itu memang di daerah penulis sedang musim hujan. 

Nah karena kondisi tersebut penulis memaksakan jeansnya di setrika paksa, eh apa yang terjadi?

Jeans yang dimiliki menjadi lebih tipis dan warnanya menjadi pudar. Suhu pada saat menyetrika jeans juga sebaiknya jangan terlalu panas karena akan menyebabkan terjadinya staining (bercak-bercak putih) awas bukan kaya panu lho yahh 


9. Jangan merendam jeans dengan air panas

Merendam jeans sebagian orang memang berpendapat bahwa mencuci jeans baru adalah dengan cara merendamnya terlebih dahulu dalam air panas. 

Hal itu justru salah, bukan membuat jeans tampak lebih bersih dan tahan lama justru. Hal itu merupakan hal yang sangat fatal bisa berdampak buruk pada jeans. 

Air panas akan merusak serat celana jeans sehingga membuatnya mudah robek. Sebaliknya cucilah pakaian berbahan jeans seperti celana jeans, denim dengan air dingin untuk mencegah jeans menyusut dan meningkatkan daya tahannya. 

10. Jangan melipat jeans, harus sering digantung

Tips Merawat Pakaian Berbahan Jeans Ketika kamu menyimpan jeans di dalam lemari, sebaiknya jeans tidak dilipat karena dapat membuatnya lembab. 

Simpanlah dengan cara digantung menggunakan hanger agar terjaga bentuk aslinya dan tidak ada bekas lipatannya.

Info Terkait

Previous
Next Post »